Jumlah Episode : 15
Rating : ***** (5 star)
Genre : Romance Melancholic
Sinopsis:
Xia Mo gadis yatim piatu yang memiliki sifat lembut dan cerdas, dia akan memakai cara apapun untuk mendapatkan suatu yang dia inginkan. Dia sangat pendendam. Xia Mo diperebutkan oleh 2 cowo ganteng yaitu Luo Xi (Mantan saudara angkat Xia MO) dan Ou Chen yang merupakan teman dekatnya sejak kecil, selain itu Xia Mo sempat pacaran dengan Ou Chen beberapa tahun hingga suatu kejadian memaksa Xia Mo berpisah dengan Ou Chen. Xia Mo sangat mencintai Luo Xi namun dia takut mengakui cintanya itu dan takut cintanya akan dipermainkan, di satu sisi Ou Chen yang hilang ingatannya mencoba untuk merangkai kenangannya yang hilang bersama Xia Mo. Pada akhirnya siapa yang akan dipilih ? Luo Xi si penyanyi terkenal atau Ou Chen si pewaris perusahaan besar?
Alasan Gua suka?
1. Karena jalan ceritanya bagus, kisah persaudaraan yang mengharukan ada disini.
2. Perjuangan seorang artis amatir meraih kesuksesannya
3. Kisah cinta yang manis antra Luo Xi dan Xia Mo
4. Perjuangan Ou Chen mendapatkan cinta Xia Mo patut diacungi jempol
5. Cerita ini secara keseluruhan menegangkan namun pada akhir episode sangat menyedihkan,hikss.. T.T why? tonton aja ndiri
6. Acting Barbie Hsu dan Peter ho sangat proffesional sekali disini, luv them being a couple!
Fly me to the moon
Let me play among the stars
Let me see what spring is like
On a-Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, baby, kiss me
Fill my heart with song
And let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love you
Fill my heart with song
Let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, in other words
I love ... you
>> this song is really good and will be a good choise able accompany you with a cup of coffee Latte
Sejujurnya gua nggak terlalu ngerti gimana rasanya cinta mati sama cowok. Dari pengalaman-pengalamanku belum ada yang pas dihati dan dikenyataannya. Tapi dari pengalaman itu justru aku menyadari kalau cinta yang kita alami sebelum menikah hanyalah cinta monyet kalau menurutku, haha..
Kenapa aku bilang seperti itu, itu karena kita butuh cinta saat kita kesepian dan kita akan mengabaikan cinta itu dengan segala kesibukan keseharian kita. Nggak seperti orang-orang yang sudah menikah,mereka akan tetap mempertahankan cinta kapanpun dan dimanapun. Terlihat seperti tidak menghargai pengertian cinta tapi apakah kalian tau yang kalian rasakan pada lawan jenis itu cinta atau kebutuhan..
Gua punya pengalaman nie, gua punya cowo anggap aja namanya Han, dalam pandanganku dia cowo sempurna, dia punya wajah tampan, postur bagus, baik hati, dan humoris. Sangking seringnya bercanda, gua jadi ga tau mana yang becanda or serius? Awal pertemuan yang mengesankan, di depan ruang guru, awalnya gua ga da menaruh perhatiannya, namun keadaan memaksa coz dia satu tim ama gua. Awalnya dia terlihat nggak suka ma gua, emang sih muka gua judes jadi orang bisa salah paham kalo ga kenal deket ma gua. Berawal dari situ aku berkenalan dengannya. Baru kali ini gua ngerasa cowo ini punya daya tarik tersendiri. Apa kalian tau dimana letaknya? Letaknya ada di pandangan matanya. Matanya are perfeit… hitam bulat berkaca bening, ow my.. dalem banget dah..
Pada suatu hari ada seminar pendidikan gitu di suatu hotel dan gua disuruh guru gua buat attend itu acara, malas banget rasanya. Tapi karena guru yang minta jadi terpaksa terima aja. Gua datang ke skul dulu sebelum menuju itu hotel. And guess what? Ga ada temen sekelas gua disana. Hmm.. menyedihkan pokoknya. Akhirnya aku nunggu di hall sekolah sendirian, pada saat itu aku melihat si Han lagi n kali ini dia agak bersahabat lah denganku. Nggak sengaja aku bertemu pandang n dia ngajakin gua gabung bareng ma dia n temen-temennya. Yah pikir-pikir daripada sendirian bagus juga idenya. Akhirnya gua gabung ma dia. Dia bercerita macam-macam denganku dan temannya kebanyakan tentang pengalaman yang dia alami baru-baru ini. Dari cerita itu aku anggap dia sangat humoris. Tiba-tiba di tengah pembicaraan, dia memegang pundakku, dan dia bilang, “aku nagntuk nie, pinjam kamu buat bantal ya” dan after bilang kek gitu dia langsung lay down his head di pahaku, ow my.. ni orang parah banget.. gag tau sopan santun, tapi yah aku bersikap biasa aja, abiznya kalo aku tiba-tiba gegabah dianggap salting lagi ma temen-temennya. Ya udah akhirnya dia tidur beneran di pahaku tapi Cuma setengah jam sih, setelah itu aku membangunkannya untuk pamit pergi. Kata terakhir yang diucapkannya adalah “Thanks”. Only that,..???
Aku gag ambil pusing sih, tapi yang ga diduga-duga sorenya dia sms aku, dia nanya apa bener ini nomorku,, yah aku ladenin aja deh smsnya, pokoknya isi smsnya dia mencoba deketin aku dan lebih mengenalku. Aku bingung dan panic awalnya coz dia cepet banget akrabin dirinya ma gua. Sejak saat itu kami terus contact via sms. Walau ga sering tapi sekali mulai sms-an bisa ampe 4 jam, haha,, muncul pikiran nakalku, gua fikir ni cowo boleh juga buat dijadiin pacar, jadi aku mulai berani mengungkapkan perasaan-perasaan gua, n mulai mancing dia buat nunjukin maksud dia ke gua..
Haha.haha,, it’s silly right?? Tapi dari situ kisah ini berlanjut..
KRITIK TENTANG TUGAS TEKOM
1.Waktu asistensi tugas kurang terkoordinasi. Saya bingung akan asistensi kapan karena kurang kejelasan masalah waktu.
2.Harusnya materi tugas besar diberikan di awal perkuliahan agar peserta didik memiliki bekal lebih mantap dalam pengerjaan tugas besar.
3.Waktu pengumpulan tubes terlalu cepat, saya kurang bisa mengantisipasi karena banyak tugas matkul lain yang deadline juga.
4.Tema harusnya lebih dispesifikan lagi, karena beberapa diantara mahasiswa yang bingung menentukan judul film, blog, dan poster yang dibuat karena cakupan tema terlalu luas.
SARAN UNTUK TUGAS TEKOM
1.Waktu pengumpulan tugas kalau bisa diberikan tenggang waktu tambahan terkait banyak tugas besar dari mata kuliah lain juga.
2.Kalau bisa penilaian tugas besar ini bisa dilakukan secara adil dan bijak, karena ada beberapa mahasiswa yang kurang berpartisipasi aktif dalam kelompok.
3.Untuk selanjutnya saya mengharapkan diberikannya penghargaan dan dukungan Ibu/Bapak Dosen pengampu terhadap tugas yang kami buat semaksimal mungkin ini.
Tema tugas tekom kelompok 6 kelas A adalah Green Infrastructure. Alasan kami menggunakan tema ini dikarenakan saat ini sedang gencar-genarnya bergaung kegiatan penghijauan dan cinta lingkungan. Selain dikarenakan oleh global warming, hal tersebut dillakukan untuk mengantisipasi masa depan. Begitu banyak hal yang berhubungan dengan tema ini. Karena cakupannya luas, dan berhubungan dengan lingkungan. Maka kami putuskan mengambil tema ini. Karena kami ingin menjadi greeneration yang meneruskan aksi saying bumi kita.
Dalam penggarapan tugas tekom ini, ada banyak tahapan yang dikerjakan. Selain menentukan tema, kami mendesain buku konsep. Yang terdiri dari konsep blog, film, dan poster. Dalam penggarapan uku konsep sendiri saya bertanggung jawab dalam penggarapan bab 2 yang isinya konsep poster, web, dan poster. Begitu banak kendala, karena setelah dibuat, konsep-konsep tersebut belum di setujui oleh dosen pengampu, terutama desain web dan poster.
Dalam penggarapan buku konsep tersebut, kami melakukan penyuntingan berkali-kali setelah diasistensi. Melelahkan berhubung bukan hanya tekom saja yang disuruh membuat tugas besar tapi juga geoling dan interpretasi ruang. Namun saya sudah berusaha semaksimal mungkin.
Setelah buku konsep selesai, kami beranjak dalam pembuatan poster, dalam hal ini saya menyumbangkan tenaga saya sekitar 15% dari desainnya. Sisanya dikerjakan oleh Ikfi dan Fenny. Untuk urusan poster ini kami mendesain berulang kali. Dalam poster tersebut keseluruhan mengambil konsep kartun buatan sendiri. Sasaran lebih ke anak-anak dan remaja berhubung permainan warna pastel yang kami gunakan dalam pewarnaan poster. Dan akhirnya pada penyuntingan ke-6 baru poster kami di ACC oleh Pak Mardwi, kami senang sekali loh.. hehe..
Setelah poster selesai, saya pun beranjak mengerjakan web. Saya bertanggung jawab penuh terhadap web kelompok. Muai dari pendaftaran, desain, dan penulisan isi blog saya lakukan seara bertahap. Kendalanya adalah mencari template yang tepat dan mengumpulkan blog anggota kelompok yang membutuhkan waktu lama. Sedangkan untuk isinya sendiri saya mungkin kurang bisa mengatur letaknya, tapi isi web ini sudah cukup lengkap saya kira.
Setelah web selesai beranjak ke film, kami mengambil judul film “mengejar impian di tengah hiruk pikuk kota”. Genre nya drama. Mungkin agak terlalu membosankan karena setting latar tempat yang kami gunakan hanya di 4 tempat yaitu, sawah, desa, kampus, dan taman kota. Di film ini saya berperan sebagai asisten sutradara dan penyedia perlengkapan. Sya pun ikut berakting sebagai IBU IMMA dosen Ojan di film yang kami garap ini. Karakter yang saya mainkan adalah serius dan galak. Lucu sih, walaupun muka aneh di kamera tapi tetep maju terus garap film nya. Kendalanya adalah menunggu sang actor raja datang yaitu “Karso”, ckck.. ngaret terus pokoknya. Selain itu kendala lainnya adalah adanya film yang tertumpuk hingga data hilang dan kami harus mengulang syuting beberapa scene juga. Masalah Dubbing dan Edit video kami kerjakan bersama-sama.
Saat ini, begitu maraknya pembangunan di penjuru negeri menjadi pusat perhatian utama masyarakat, kerja pemerintah dianggap titik fatal keberhasilan pembangunan. Pembangunan tersebut merupakan suatu pembuktian bahwa negara kita berkembang baik secara fisik,ekonomi, structural, dan social. Namun apakah pembangunan yang dilakukan sudah sesuai dengan yang diharapkan? Apakah membuat masyarakat nyaman? Atau bahkan membuat masyrakat sengsara? Pertanyaan-pertanyaan ini yang terbesit di pikiran kita saat kita melihat pembangunan infrastruktur yang makin marak saat ini.
Kebanyakan pengerjaan pembangunan tersebut menjadi ajang barter antara pejabat korup dengan para developer, hal ini dilakukan demi kepentingan masing-masing yang keduanya ingin meraup keuntungan sebesar-besarnya, namun perbuatan mereka ini tidak mempertimbangkan aspek social dan lingkungan masyarakat sekitar akhirnya kota yang awalnya asri dan hijau menjadi gersang ditumbuhi bangunan pencakar langit dimana-mana. Apakah ini yang kita harapkan? Jawabannya tentu tidak, karena yang diinginkan adalah kota berkembang yang tetap selaras dengan alamnya. Oleh karena itu peran penting tiap individu sangat dibutuhkan dalam hal ini. Baik dari pemerintah, pengusaha, developer, dan masyarakatnya sendiri.
Peran pemerintah adalah bagaimana mengatur, mengawasi, dan menindak lanjuti peraturan dan undang-undang yang terkait dengan pembangunan infrastruktur dengan teliti dan bijak. Peran pengusaha adalah menyadari besarnya keuntungan yang akan didapat bila bisa membangun ekonomi kota dengan tetap bersahabat dengan alam, pentingnya penghijauan untuk masa depan kota dan warganya yang lebih baik. Peran developer adalah sebagai mesin pengerak pembangunan dan penatalaksana pembangunan yang taat pada peraturan, merencanakan membuat Green city serta sadar menjaga lingkungan hijau. Sedangkan peran masyarakat adalah mengawasi dan ikut menjaga lingkungan dan infrastruktur yang ada. Dengan kolaborasi peran serta tersebut, saya yakin bahwa Green Infrastructure akan terwujud hingga dapat menciptakan Green City.
Hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk dapat turut serta mewujudkan green infrastructure ini adalah dengan mempertahankan RTH pada kawasan tempat tinggal mereka, membuat atap vegetasi( menanam tanaman di atap sebagai penyerap energy matahari), restorasi daerah rawa, penanaman 1000 pohon pada kawasan lingkungan hidup, mengganti aspal dengan paving untuk jalan lingkungan, membuat kawasan hijau untuk jogging track maupun pedestrian ways. Dengan melakukanlangkah-langkah tersebut, diyakini bahwa kita bisa turut mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan sekitar kita.Selengkapnya di: http://greenvalues.cnt.org